Copyright By www.aloeveraanditsbenefits.blogspot.com. Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

IPO AirAsia Tunggu Akuisisi Batavia Tuntas

Written By Unknown on Tuesday, September 25, 2012 | 7:01 AM

Jakarta - PT Indonesia AirAsia, maskapai penerbangan berbiaya murah siap melepas saham kepada publik tahun depan. Manajemen masih menunggu tuntasnya akuisisi 100% Batavia Air.

Direktur CIMB Securities Yuga Nugraha yang mewakili Indonesia AirAsia sebagai penjamin pelaksana emisi Initial Public Offering (IPO), menjelaskan penjualan saham perdana milik AirAsia Berhad ini diperkirakan terlaksana triwulan I-2013.

"Penundaan IPO karena Indonesia AirAsia masih memproses penyelesaian merger atas akuisisi Batavia Air," jelasnya.

Proses teknis ini harus dilalui selain penyelesaian hukum termasuk meminta persetujuan dari pemegang saham. Indonesia AirAsia juga wajib mengaudit laporan keuangan terakhir sebagai syarat dari pelepasan saham kepada publik.

"Proses merger bisa selesai tahun ini, lalu dilakukan audit laporan keuangan. Misalnya pakai tahun buku Desember 2012, paling cepat IPO jadinya di semester II tahun depan," tambahnya.

Ia pun menerangkan hasil IPO Indonesia AirAsia mencapai US$200 juta, atau sesuai dengan pernyataan CEO Group AirAsia Berhard, Tony Fernandes.

Tony memang sebelumnya menegaskan rencana IPO anak usahanya tersebut. Total saham yang dilepas sekitar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

AirAsia Berhad memang terus ekspansi di setiap negara Asia Negara. Salah satu caranya dengan IPO. Perusahaan AirAsia di Singapura dan Thailand juga telah mencatatkan sahamnya di Bursa masing-masing negara.

Saat IPO di Thailand, perseroan memperoleh dana 4,5 miliar baht atau US$ 143 juta di Mei 2012.

(wep/dru)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

Presiden SBY Terima 2 Penghargaan di New York

New York - Presiden SBY menerima dua penghargaan di sela-sela kunjungan dinasnya ke New York, Amerika Serikat. Dua penghargaan itu diberikan terkait keberhasilan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan penghargaan terkait lingkungan. Dua penghargaan berbeda ini diberikan kepada SBY di satu acara yang sama.

SBY menerima dua penghargaan ini di acara Gala Dinner yang digelar di Hotel Mandarin Oriental, New York, Senin (24/09/2012) malam. Gala dinner ini dihadiri oleh ratusan orang dari kalangan bisnis dan para pegiat lingkungan AS. Hadir pula sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

Penghargaan pertama diberikan oleh US ASEAN Business Council (USABC) kepada SBY atas meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan iklim investasi yang kondusif di Indonesia. Penghargaan yang merupakan pertama kali diberikan oleh USABC ini diberi nama 21st Century Economic Achievement Award.

Presiden USABC Alex Feldman yang langsung memberikan penghargaan ini kepada SBY. Sebelumnya Alex Feldman menjelaskan mengenai pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang meningkat tajam melebihi negara-negara lain. Bahkan, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi paling tinggi di kawasan ASEAN. Karena itu, USABC memberikan penghargaan ini kepada SBY.

Menurut Alex, penghargaan diberikan kepada Presiden SBY sebagai pemimpin ASEAN atas keberhasilannya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 4,5 persen selama 8 tahun, perbaikan keuangan negara yang tercermin dalam peningkatan grade dari credit-rating menjadi investment grade, dan membuka peluang bagi jalinan bisnis yang makin luas antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui US-Indonesia Comprehensive Partnership.

Penghargaan bagi Presiden SBY itu juga didasarkan atas komitmennya menciptakan kepastian hukum, menegakkan undang-undang dan transparansi, sehingga melahirkan iklim investasi yang sehat. Organisasi ini juga mengapresiasi prestasi Presiden SBY dalam kepemimpinan Kelompok Kerja Anti Korupsi G-20; peningkatan ekonomi secara berkelanjutan dengan memperhatikan faktor perlindungan lingkungan dan peningkatan penegakan hukum di Indonesia.

USABC merupakan organisasi advokasi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dalam menjalankan usahanya di negara-negara ASEAN. Anggota USABC terdiri dari sejumlah perusahaan ternama di AS yang telah beroperasi lama di Indonesia seperti Chevron, Coca Cola, General Electric, Conoco Phillips, Cattepillar, dan IBM.

Penghargaan kedua yang diterima SBY adalah penghargaan Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF). Penghargaan CTI-FF diberikan oleh The Nature Conservancy, World Resources Institute (WRI) dan World Wildlife Fund (WWF).

Tiga lembaga ini menilai Presiden SBY menginspirasi para pemimpin lain di kawasan dalam meluncurkan CTI-CFF pada 2007 untuk melindungi sumber daya laut dan pantai, termasuk penyelamatan terumbu karang. CTI-CFF ini kemudian didukung oleh pemerintah Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Pulau Solomon, dan Timor Leste.

Ratusan juta orang yang tinggal di kawasan pantai di 7 negara itu pun mendapat keuntungan dari kebijakan ini.

Presiden dan CEO WRI Andrew Steer memuji langkah Presiden SBY terkait CTI-CFF ini. Menurut dia, Presiden SBY telah melakukan inovasi dan berpikir di luar kebiasaan. Kepemimpinan seperti inilaah yang dibutuhkan dunia internasional saat ini.

Bagi dia, SBY menginginkan menginginkan dua-duanya, antara pertumbuhan ekonomi dan bisnis dan juga pelestarian lingkungan. "Presiden SBY berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia 7% per tahun, menciptakan lapangan pekerjaan, dan juga berkomitmen mengurangi 26% emisi gas rumah kaca," kata dia.

Sementara itu, PM Timor Leste Xanana Gusmao juga memuji CTI-CFF, yang akhirnya melibatkan Timor Leste. "Saya salut sama Anda," kata Xanana kepada SBY saat memberikan sambutan.

Terhadap dua penghargaan ini, SBY mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi penghargaan itu. Penghargaan ini akan mendorong rasa percaya diri untuk Indonesia bisa berbuat lebih baik lagi.

"Saya menerima penghargaan ini dengan penuh rasa rendah hati. Terima kasih," kata SBY disambut tepuk tangan panjang undangan.

Dalam acara ini, Profesor Ekonomi dan Direktur The Earth Institute Columbia University Jeffrey Sachs juga memberikan sambutan. Acara ini diramaikan dengan penampilan Tari Piring dan Tari Saman, serta perasaan busana batik.

(asy/dnl)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

Toko Furnitur 'Made In' RI Pertama Buka di China

Jakarta - Toko furnitur asal Indonesia pertama dibuka di Nanning, China. Toko Teak 123 milik pengusaha asal Indonesia yaitu Frans S. Pekasa ini siap bersaing di industri mebel China.

Dalam siaran pers Kementerian Perdagangan yang dikutip, Selasa (25/9/2012), Frans mengatakan pihaknya membuka cabang di Nanning, China karena provinsi otonom Guangxi itu merupakan wilayah yang sedang berkembang sehingga memiliki potensi tinggi dari sisi permintaan pasar.

Menurut Frans, keunggulan produk yang dijualnya antara lain tidak menggunakan bahan pewarna kayu dan bahan kimia yang tentu saja mendukung program Eco Green yang saat ini sedang gencar digalakkan oleh pemerintah Indonesia.

Pembukaan toko tersebut dibuka oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Gusmardi Bustami bersamaan dengan acara pemeran
The 9th China-ASEAN Expo (CAEXPO) di Nanning.

Dalam keterangannya, Gusmardi menyatakan, Indonesia ingin terus meningkatkan kerjasama di bidang perdagangan dan investasi dengan China.

"Harapan Indonesia pada forum ini (CAEXPO) untuk meningkatkan kegiatan bisnis dan menarik investasi China ke Indonesia karena investasi negara terebut tercatat sangat kecil di Indonesia (US$ 128,2 juta) dibandingkan dengan investasi China di ASEAN (US$ 5,9 miliar) pada 2011," ujar Gusmardi.

Wakil Presiden China Xi Jinping juga mengatakan, hubungan dagang dua arah antara China dan ASEAN telah berkembang amat pesat. Tercatat rata-rata pertumbuhan perdagangan China-ASEAN sebesar 20% per tahun.

Di masa awal pembangunan kerangka kerjasama antara China dan ASEAN, nilai perdagangan dua arah baru mencapai US$ 7 miliar dan pada 2011 nilai tersebut telah mencapai US$ 362,8 miliar.

Selain itu China-ASEAN juga telah menjadi mitra investasi utama secara timbal balik bagi kedua pihak. Arus investasi dua arah ini terus tumbuh dan pada Juli 2012 ini, investasi antara kedua belah pihak telah mendekati nilai US$ 100 miliar.

China adalah mitra ASEAN utama untuk perdagangan, investasi, dan kerjasama ekonomi. China menduduki peringkat pertama sebagai mitra dagang ASEAN dengan nilai yang meningkat sebesar 20,9%, dari US$ 232 miliar di 2010 menjadi US$ 280,4 miliar di 2011.

Sementara bagi China, ASEAN adalah mitra dagang ketiga terbesar. Meskipun dunia sedang mengalami perlambatan ekonomi, namun berdasarkan statistik ASEAN, arus penanaman modal dari China ke ASEAN meningkat secara signifikan 117%, yaitu dari US$ 2.7 miliar di 2010 menjadi US$ 5,9 miliar di 2011.

(dnl/dru)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

BI: Batas Maksimal Pembiayaan Gadai Emas Bank Syariah Tetap Rp 250 Juta

Jakarta - Bank Indonesia (BI) menegaskan tidak akan menaikan plafon gadai emas dari yang sudah ditentukan pada perbankan syariah saat ini sebesar Rp 250 juta.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI)Edy Setiadi dalam diskusi di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (25/9/2012).

"Tidak akan ada penambahan jumlah plafon di atas Rp 250 juta," tegasnya.

Hal tersebut diungkapkannya menanggapi permintaan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), yang meminta BI untuk menaikkan plafon gadai emas yang semula hanya Rp 250 juta, agar ruang lingkup pembiayaan gadai emas perbankan syariah lebih terbuka.

Menurut Edy, alasan BI tidak akan menaikkan plafon gadai emas merupakan bentuk keberpihakan regulator terhadap masyarakat berpenghasilan rendah. Hingga kini pemilik rekening gadai emas yang memegang plafon di bawah Rp 250 juta mencapai 80% dari jumlah total.

"Karena saya lebih berpihak ke yang kecil karena bukan pada return-return bank," jelasnya.

Saat ini jumlah rekening gadai emas telah turun menjadi sekitar Rp 3 triliun per September 2012, dari posisi akhir Rp 6,34 triliun per Desember 2011.

Salah satu penyebab penurunan tersebut adalah akibat diaturnya jumlah maksimal gadai di perbankan syariah. Aturan yang diberlakukan awal tahun ini membuat sebagian besar nasabah tidak bisa lagi menggadaikan emasnya dalam jumlah besar.

"Jadi banyak yang menggunakan fasilitas gadai emas ini untuk spekulasi, jadi dia gadai, dapat duit, beli emas lagi, gadai lagi. Lalu tidak ditebus karena harga emas sedang turun. Ini di luar tujuan utama fasilitas ini untuk memberikan dana cepat ke masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan risiko bank juga," tandasnya.

(nia/dru)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

Pertamina Rugi Rp 198,3 Miliar Akibat Minyaknya Dicuri

Jakarta - Anak usah Pertamina di sektor hulu migas yakni PT Pertamina EP mengaku, hingga 17 September 2012 telah rugi Rp 198,3 miliar akibat aksi pencurian minyak mentah di jalur pipa Tempino-Plaju, Sumatera Selatan.

Manajer Humas PT Pertamina EP Agus Amperianto mengatakan, dari Januari-17 September 2012, pengiriman minyak mentah Pertamina EP ke kilang pengolahan hilang rata-rata sebanyak 17%.

"Loss pengiriman minyak mentah kita ke kilang pengolahan dari Januari-17 September 2012 hilang rata-rata sebanyak 17%," ungkap Agus kepada detikFinance, Selasa (25/9/2012).

Menurut Agus, dalam sebulan Pertamina EP mendistribusikan minyak mentah sebanyak 330.000 barel per bulan atau dengan rata-rata per hari mencapai 11.000 barel.

"Setelah kita hitung ternyata kehilangan pengiriman minyak kami sebesar 17%, atau hingga 17 September mencapai 232.000 barel jika dirupiahkan mencapai Rp 198,3 miliar lebih," ujar Agus.

Hilangnya minyak mentah sebanyak 232.000 barel tersebut karena aksi pencurian minyak mentah dengan cara melubangi pipa minyak milik PT Pertagas (Pertamina Gas) yang digunakan untuk mendistribusikan minyak mentah dari lapangan minyak ke kilang domestik dan ekspor.

"Loss 17% akibat aksi pencurian minyak yang sering terjadi dari tahun ke tahun," kata Agus.

Untuk menangani masalah ini, kata Agus, pihaknya sudah berupaya bekerjasama dan berkoordinasi denga berbagai pihak seperti BP Migas, Kepolisian, hingga TNI dan Polhukam.

"Pasalnya pihak pencuri seperti terorganisir, selain pihak luar yang melakukan pencurian, tetapi juga melibatkan pihak dalam seperti oknum Pertamina sendiri dan pihak keamanan, makanya kita sampai meminta bantuan Polhukam," ungkapnya lagi.

"Sudah ada oknum Pertamina yang kita pecat, orang Elnusa juga, dan pihak ketika yang bekerja dengan kami," tandas Agus.

(rrd/dnl)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

Kementerian PU: Kontraktor Asing Tak Bisa Kita Lawan

Jakarta - Keberadaan kontraktor perusahaan asing di Indonesia tak bisa dihindari. Untuk itu kontraktor dalam negeri harus bekerjasama dengan mereka.

Sekretaris Badan Pengawas Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) Tri Djoko Waluyo mengungkapkan, kontraktor lokal tidak bisa melawan kontraktor asing.

"Kontraktor asing itu nggak bisa kita lawan, mau nggak mau kita harus kolaborasi," ungkap Tri saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Selasa (25/9/12).

Kolaborasi atau kerjasama harus dilakukan antara kontraktor lokal dengan asing, manfaatnya dapat bertukar ilmu dan pengalaman. Kontraktor lokal pun dapat mengambil keuntungan dari kerjasama ini.

"Tinggal bagaimana kontraktor lokal bisa memetik keuntungan dari keuntungan si kontraktor asing tersebut," jelasnya.

Saat ini sudah banyak kontraktor asing yang masuk ke Indonesia untuk membangun beberapa proyek infrastruktur. Selain dari aspek teknis konstruksi, kontraktor asing pun bisa berperan hanya sebagai konsultan.

"Saat ini ada kontraktor asing 150, dan kontraktor konsultan ada sekitar 200," ungkapnya.

Sebagai contoh, proyek infrastruktur Waduk Arian di Banten yang dibangun oleh kontraktor Korea bekerjasama dengan kontraktor lokal dari Indonesia. Jembatan Suramadu pun dibangun oleh proyek kolaborasi antara kontraktor China dengan kontraktor Indonesia seperti PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PT Waskita Karya.

(zul/hen)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

Bos Bapepam-LK Telepon Bos BUMI Terkait Tuduhan Penyimpangan Keuangan

Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) ikut bersuara atas pernyataan Bumi Plc, perusahaan investasi asal Inggris, yang menemukan penyimpangan atas kinerja keuangan dan operasi anak usahanya di Indonesia yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), salah satu perusahan Grup Bakrie.

Plt Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega bahkan meminta pejelasan kepada manajemen BUMI atas kisruh ini. Tidak menunggu jawaban tertulis dari perusahaan grup Bakrie ini. Ngalim langsung menghubungi manajemen BUMI agar jelas duduk perkaranya.

"Kita sudah kirim surat kepada BUMI tapi belum dijawab. Rencananya mau ditelepon, nggak usah tunggu jawaban tertulis. Tapi langsung ke direksi, biar cepat," kata Ngalim kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/9/2012).

Ia menambahkan, Bapepam belum menerima aduan dari BUMI Plc seperti yang disampaikan Head of Group Communications and Investor Relations Nick von Schirnding perseroan dalam keterangan tertulisnya, Senin lalu. "Saya tidak terima info dari BUMI Plc dan Bumi Resources. Dipersilakan saja kalau memang ada indikasi penyelewengan dana itu," paparnya.

Bapepam-LK fokus pada penjelasan dari manajemen BUMI. Ia meminta penjelasan rinci perihal dugaan penyelewengan tersebut. "Kalau memang ada indikasi, harus jelas penyelewengannya di mana. Dari dana usaha atau eksplorasi atau apa," tutur Ngalim.

"Ngapain jauh-jauh kita tanya (kepada BUMI Plc). Ke BUMI dan BRAU (PT Berau Coal Energy Tbk). Tentu ini perselisihan antara anak dan bapak," tegasnya.

(wep/dnl)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

Mantan Bos: Ketika Saya Pimpin, Merpati Catat Rugi Terbesar Sepanjang Sejarah

Jakarta - Mantan Direktur Utama PT Merpati Airlines Nusantara Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengakui dalam kepemimpinannya Merpati telah mencetak hutang paling besar dalam sejarahnya yakni mencapai Rp 760 miliar.

"Saat saya memimpin Merpati mencetak kerugian paling besar dalam sejarah Merpati yakni rugi Rp 760 miliar pada 2011, bahkan untuk operasional saja kerugiannya hingga Rp 400 miliar," kata Sardjono ketika ditemui di Ruang Komisi XI DPR, Selasa (25/9/2012).

Dikatakan Sardjono, namun pada tahun tersebut, Merpati tidak pernah mengalami gangguan operasional, tidak ada kegagalan yang mengancam untuk menarik pesawat, gaji karyawan terbayar dengan baik.

"Tidak hanya itu, utang kita bisa bayar, kolektibilitas kita di Bank Mandiri dari 5 menjadi 2 yang termasuk kategori taat bayar hutang," ujarnya.

Namun dikepemimpinannya Sardjono berhasil merecover kembali Merpati dari keterpurukan dan tanpa bantuan pemerintah pada 2010 bisa membukukan laba Rp 234 juta un audited.

"Namun setelah diaudit, ternyata kita rugi Rp 2,4 miliar, ini karena kerugian paruh waktu awal 2010, padahal pada 2010 kita membukukan laba operasi Rp 57 miliar," katanya.

Dikatakan Sardjono, pada 2011 mengapa Merpati bisa mencetak kerugian terbesar dalam sejarahnya namun itu dikarenakan beberapa hal salah satunya kesialan jatuhnya Pesawat MA 60 buatan China.

"Tidak hanya itu, kerugian terbesar juga dikarenakan inerja MA 60 yang belum optimal yang menggerus modal Merpati paling besar, selisih kurs, harga BBM yang naik (Avtur), dari sisi akutansi akibat terlambatnya pencairan PMN (Penyertaan Modal Negara) Rp 561 miliar yang seharusnya Mei carinya tetapi baru bisa cari Desember," ungkapnya lagi.

Akibat kerugian terbesar itulah, diakuinya tidak diterima para pemegang saham Merpati. "Ya tentunya berbagai alasan apapun, pemegang saham tidak terima. Walapun berdasarkan data keuangan Merpati sedang tumbuh-tumbuhnya, alat produksi sedang bertambah, sales kita naik dari Rp 3,8 miliar menjadi Rp 6,8 miliar, bahkan sebulan saya pergi sempat mencapai Rp 7 miliar," tukasnya.

(rrd/dru)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

Mantan Bos: Ketika Saya Pimpin, Merpati Catat Rugi Terbesar Sepanjang Sejarah

Jakarta - Mantan Direktur Utama PT Merpati Airlines Nusantara Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengakui dalam kepemimpinannya Merpati telah mencetak hutang paling besar dalam sejarahnya yakni mencapai Rp 760 miliar.

"Saat saya memimpin Merpati mencetak kerugian paling besar dalam sejarah Merpati yakni rugi Rp 760 miliar pada 2011, bahkan untuk operasional saja kerugiannya hingga Rp 400 miliar," kata Sardjono ketika ditemui di Ruang Komisi XI DPR, Selasa (25/9/2012).

Dikatakan Sardjono, namun pada tahun tersebut, Merpati tidak pernah mengalami gangguan operasional, tidak ada kegagalan yang mengancam untuk menarik pesawat, gaji karyawan terbayar dengan baik.

"Tidak hanya itu, utang kita bisa bayar, kolektibilitas kita di Bank Mandiri dari 5 menjadi 2 yang termasuk kategori taat bayar hutang," ujarnya.

Namun dikepemimpinannya Sardjono berhasil merecover kembali Merpati dari keterpurukan dan tanpa bantuan pemerintah pada 2010 bisa membukukan laba Rp 234 juta un audited.

"Namun setelah diaudit, ternyata kita rugi Rp 2,4 miliar, ini karena kerugian paruh waktu awal 2010, padahal pada 2010 kita membukukan laba operasi Rp 57 miliar," katanya.

Dikatakan Sardjono, pada 2011 mengapa Merpati bisa mencetak kerugian terbesar dalam sejarahnya namun itu dikarenakan beberapa hal salah satunya kesialan jatuhnya Pesawat MA 60 buatan China.

"Tidak hanya itu, kerugian terbesar juga dikarenakan inerja MA 60 yang belum optimal yang menggerus modal Merpati paling besar, selisih kurs, harga BBM yang naik (Avtur), dari sisi akutansi akibat terlambatnya pencairan PMN (Penyertaan Modal Negara) Rp 561 miliar yang seharusnya Mei carinya tetapi baru bisa cari Desember," ungkapnya lagi.

Akibat kerugian terbesar itulah, diakuinya tidak diterima para pemegang saham Merpati. "Ya tentunya berbagai alasan apapun, pemegang saham tidak terima. Walapun berdasarkan data keuangan Merpati sedang tumbuh-tumbuhnya, alat produksi sedang bertambah, sales kita naik dari Rp 3,8 miliar menjadi Rp 6,8 miliar, bahkan sebulan saya pergi sempat mencapai Rp 7 miliar," tukasnya.

(rrd/dru)


7:01 AM | 0 komentar | Read More

Bos Jasa Marga: Proyek Monorel Cibubur-Senayan Masih Wacana

Written By Unknown on Monday, September 24, 2012 | 7:00 AM

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana untuk membangun proyek monorel Cibubur - Senayan. Namun hal tersebut baru wacana semata.

Direktur Operasi Jasa Marga Hasanudin mengungkapkan, kemungkinan terbesar ruas jalan Cibubur-Senayan akan dibuat triple deck atau tiga tingkat.

"Pak Dirut buka wacana, nanti triple decker, jadi tol existing Cibubur-Senayan, sama tol elevated, dan di atasnya monorel," ungkap Hasanudin saat ditemui wartawan di Kantor Pusat Jasa Marga di Jakarta Timur, Senin (24/9/12).

Lebih lanjut, Hasan mengatakan, sebenarnya jalan tol Cibubur-Senayan akan memakan investasi yang sangat besar sekali, dan dinilai sangat akan membebankan para pengguna jalan nantinya.

"Belum tentu batal, tapi kalau tarifnya Rp 28.000, dia tidak akan bisa mengatract kendaraan itu untuk bisa masuk. Sehingga tujuan kita untuk menyelesaikan lalu lintas itu tidak pas," tambahnya.

Dia menambahkan, Jasa Marga tidak mungkin mengerjakan proyek monorel sendiri. Nantinya, semua jalan ini akan berintegrasi satu sama lain, termasuk jalan tol layang Cibubur-Senayan yang menurutnya masih dalam pengkajian.

"Paling kerjasama, supaya penumpang yang bisa move itu lebih banyak," katanya.

Menurut Hasanudin, Jasa Marga hanya memiliki kapasitas sebagai operator jalan tol. "Tidak memungkinkan, kita bukan sebagai perusahaan monorel, tapi kalau hanya kontribusi sih masih bisa. Anggaran dasarnya kita perusahaan jalan tol," jelasnya.

"Kalau properti masih bisa, bangun tempat istirahat. Jadi bangun yang tidak related sama jalan tol itu nggak bisa," tambahnya.

Seperti diketahui Jasa Marga berencana membangun monorel di atas jalan tol (elevated) dalam kota untuk rute Cibubur-Senayan. Cara ini lebih efektif mengurangi kepadatan kendaraan di jalan dan memperlancar aktivitas masyarakat dari Bogor atau Cibubur.

Atas rencana ini, Jasa Marga berencana menghadirkan parkir kendaraan yang ekstra luas bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan moda transportasi masal tersebut.

"Kita akan sediakan lahan untuk menampung mobil baru masyarakat yang pakai monorel. Mobil diparkir," ungkap Dirut Jasa Marga, Adhityawarman.

Lahan ini diperkirakan mampu menampung 1.000 mobil. Namun ide ini masih terus dimatangkan perseroan, termasuk posisi lahan parkir ekstra tersebut.

"Lahannya belum namun kalau melihat posisinya, tanah yang masih cukup luas antara pintu tol Cibubur dengan Bukit Golf (Cimanggis). Kita bebaskan untuk parkir," paparnya.

Ongkos pembangunan monorel dianggap lebih murah dibandingkan jalan tol. Biaya struktur lebih efisien karena beban angkut monorel lebih kecil dibandingkan mobil.

"Pembangunannya jauh lebih murah karena kalau monorel bisa dipastikan bebannya. Namun mobil jika dalam keadaan macet, semua menumpuk. Beban jadi lebih besar," ucap Adit.

(zul/dru)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

Dahlan Iskan Hapus Posisi Wadirut di BUMN Non Bank

Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan terus melakukan efisiensi pada struktur organisasi perusahaan plat merah. Posisi wakil direktur utama (wadirut) di BUMN non perbankan akan dihapus.

"Kecuali (BUMN) perbankan, saya memang tidak ingin ada wadirut," kata Dahlan di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (24/9/2012).

Sebelumnya, pada perombakan direksi PT Angkasa Pura II yang merupakan pengelola Bandara Soekarno-Hatta, Dahlan menghilang posisi wadirut. Dahlan menjelaskan fungsi direktur lebih efektif daripada posisi wadirut.

"Lebih baik ditambah direktur dari pada ada wadirut," tambahnya.

Mantan Dirut PLN ini menegaskan, posisi wadirut di perbankan plat merah masih diperlukan karena harus mengikuti peraturan dari bank sentral yaitu Bank Indonesia (BI).

"Bank itu ada disiplin tertentu, karena memenuhi peraturan Bank Indonesia, peraturan internasional. Itu memang ada pembagian tugasnya yang sangat jelas di sana," tegasnya.

(feb/dnl)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

Gudang Garam Rogoh Kocek Rp 149,99 Miliar Dirikan Anak Usaha Baru

Jakarta - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mendirikan anak usaha baru pada bidang pengolahan tembakau. Produsen rokok asal Kediri ini menanamkan modal ditempatkan dan modal disetor penuh sebesar Rp 149,99 miliar.

Menurut Sekretaris Perusahaan GGRM, Heru Budiman dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin (24/9/2012), anak usaha ini bernama PT Surya Inti Tembakau.

"Bahwa sebagaimana notaris Ida Mustia tanggal 21 September 2012 mendirikan anak usaha dengan nama PT Surya Inti Tembakau, modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan sebesar Rp 149.999.000.000 atau setara 149.999 lembar dengan harga nominal Rp 1 juta," katanya.

Jumlah saham ini mencerminkan 99,99 persen dari total modal disetor dan ditempatkan Surya Inti Tembakau sejumlah Rp 150 miliar. Atas pendirian anak usaha baru ini, GGRM berharap dapat menunjang bisnis inti perusahaan.

Pendirian anak usaha itu tidak ada benturan kepentingan dengan perseroan. Kabar sebelumnya menyebut GGRM telah memiliki dua anak perusahaan utama yaitu PT Surya Pamenang dan PT Surya Madistrindo yang bergerak di bidang usaha produksi kertas karton untuk kemasan serta distributor tunggal produk Gudang Garam.

Pada semester I-2012 GGRM menghasilkan laba Rp 2,13 triliun atau turun 8,58% dari posisi sebelumnya, Rp 2,33 triliun. Namun pendapatan perseroan mengalami kenaikan 18,19% menjadi Rp 23,46 triliun.

(wep/dru)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

Tol Jakarta-Cikampek Naik 10%, Jasa Marga Kantongi Rp 2,75 Miliar/Hari

Jakarta - PT Jasa Marga Tbk berencana menaikkan tarif ruas tol Jakarta - Cikampek akhir September nanti. Kenaikkan tarif ini mendongkrak nilai pendapatan transaksi hingga Rp 2,75 miliar per hari dari sebelumnya Rp 2,5 miliar.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanuddin di acara sosialisasi Penetapan Kenaikkan Tarif Tol Jakarta Cikampek di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta Timur, Senin (24/9/12).

"Tarif Naik 10%, jadi kira-kira nanti transaksi Rp 2,75 miliar per hari," ungkapnya.

Sebelumnya, dengan lalu lintas harian hingga 500.000 kendaraan yang didominasi kendaraan golongan I, Hasanudin menambahkan, nilai transaksi tol Jakarta - Cikampek bisa mencapai Rp 2,5 miliar per hari.

"LHR (lalu lintas harian antara 400-500.000 per hari. Pendapatannya Japek (Jakarta Cikampek) itu Rp 2,5 miliar per hari," jelasnya.

Ruas tol Jakarta-Cikampek akan mengalami kenaikan tarif sebesar 10% pada akhir September ini. Besaran kenaikan itu masih sebatas usulan PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola ruas tol Jakarta-Cikampek.

Adapun besaran kenaikan adalah sesuai dengan besaran inflasi selama 2 tahun, kira-kira 10 %. Berikut ini besaran penyesuaian tarif tol Jakarta-Cikampek sebesar 10%:

Tarif tol saat ini:

  • Golongan 1: Rp 11.000
  • Golongan 2: Rp 17.500
  • Golongan 3: Rp 22.000
  • Golongan 4: Rp 27.500
  • Golongan 5: Rp 33.000

Tarif tol setelah kenaikan sebesar 10%:

  • Golongan 1: Rp 12.100
  • Golongan 2: Rp 19.250
  • Golongan 3: Rp 24.200
  • Golongan 4: Rp 30.250
  • Golongan 5: Rp 36.300

(zul/hen)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

Hanya Timbulkan Citra Negatif, Dirjen Kesal Sempat Ada Gayus di Direktorat Pajak

Jakarta - Citra pegawai pajak langsung buruk ketika terungkapnya kasus mafia pajak Rp 75 miliar Gayus Tambunan. Bahkan saat ini jika bertemu dengan Gayus, para pegawai pajak ingin sekali gorok (potong) lehernya.

"Kita juga kesel ada si Gayus di Pajak, bahkan kalau ketemu si Gayus pingin gorok saja," kata Fuad ketika ditemui di Gedung DPR, Senin (24/9/2012).

Dikatakan Fuad, Gayus memang memberikan citra sangat buruk bagi Direktorat Pajak, bahkan membuat berita-berita yang muncul menjadi negatif.

"Sehingga apapun yang kita lakukan buruk selalu kesannya, tapi kinerja kita seperti penerimaan pajak terus meningkat dibandingkan dari tahun ke tahun bahkan lebih tinggi pertumbuhan penerimaan pajaknya dibandingkan negara-negara ASEAN tidak diapresiasi," ujarnya.

Bahkan kata Fuad, akibat berita negatif tersebut membuat masyarakat terus menilai jelek Direktorat Pajak, bahkan seperti kemarin Kyiai NU sampai mengancam tidak bayar pajak.

"Bahkan kemarin Kyiai sampai mengancam tidak mau bayar pajak, ini terjadi karena berita-berita negatif yang terus ada, yang bersumber pada kasus Gayus," ucapnya.

Fuad meminta agar masyarakat tidak lagi menilai buruk kinerja Direktorat Perpajakan, pasalnya pihaknya sudah bekerja sekuat tenaga, dan bukan berarti Gayus mengemplang Rp 75 miliar berarti bosnya justru lebih besar.

"Tidak, bukan berarti Gayus yang kecil tersebut gelapkan Rp 75 miliar bosnya jauh lebih besar, tidak, dia ketahuan karena memang menggelapkan pajaknya gede sekali," tandasnya.

(rrd/dru)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

Jumlah Miliuner di China Berkurang Gara-gara Harga Properti Jatuh

Beijing - Untuk pertama kalinya dalam 7 tahun terakhir, jumlah miliuner di China berkurang di tengah jatuhnya harga properti dan penurunan harga saham di bursa.

Di China ada 251 orang dengan kekayaan miliaran dolar AS, jumlah tersebut berkurang 20 orang dari tahun lalu.

Demikian hasil laporan dari sebuah majalah bergengsi yaitu Hurun Report, dikutip dari AFP, Senin (24/9/2012).

Pada laporan tersebut dikatakan, jumlah miliuner di China turun setelah dalam enam tahun terakhir terus bertambah jumlahnya. Orang terkaya di China adalah Zong Qinghou dengan kekayaan US$ 12,6 miliar. Qinghou mengambil alih posisi teratas dari Liang Wengen seorang penemu perusahaan mekanis Sany Liang turun 5 peringkat tahun ini.

Kepala Riset Hurun Report Rupert Hoogewerf mengatakan, adanya penurunan kekayaan yang signifikan di China. Perekonomian China yang tumbuh 10% di 2010, memasuki perlambatan ekonomi yang signifikan di tengah lesunya ekonomi dunia.

Tahun lalu, ekonomi China tumbuh 9,3% dan turun ke level terendah dalam 3 tahun di semester I-2012 yaitu 7,6%. Ekonomi China juga masih melemah di kuartal III-2012 ini, termasuk ekspor dan manufaktur. Beberapa analis memprediksi ekonomi China bakal melemah dalam 7 kuartal berturut-turut.

Laporan itu juga mengatakan, sektor properti di China terus melemah dan tidak lagi menjadi sumber utama kekayaaan orang-orang terkaya di China. Pemerintah China memang menerapkan aturan untuk memperketat perkembangan sektor properti yang dikhawatirkan bakal menimbulkan gelembung atau bubble.

Namun di samping penurunan jumlah miliuner, laporan tersebut masih memperkirakan adanya ekonomi di China masih tumbuh, walaupun tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.

Jumlah rata-rata kekayaan dari 1.000 orang terkaya di China turun 9% menjadi US$ 860 miliar dibandingkan tahun lalu. Namun jumlah ini masih dua kali lipat dibandingkan rata-rata kekayaan 1.000 orang terkaya di China pada 2008 yang sebesar US$ 439 juta.

(dnl/hen)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

Fuad Rahmany Pamer Penerimaan Pajak RI Lebih Pesat dari Malaysia

Jakarta - Dirjen Pajak Fuad Rahmany menyatakan pertumbuhan penerimaan pajak di Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN lainnya. Bahkan dengan Malaysia, Indonesia lebih unggul karena pertumbuhannya lebih tinggi.

"Dibandingkan dengan Malaysia pertumbuhan penerimaan pajak tahun lalu cuma 12%, kita sudah 19% dalam hal upaya penerimaan pajaknya," kata Fuad di Gedung DPR, Senin (24/9/2012).

Untuk terus meningkatkan penerimaan pajak, para pegawai di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dituntut kerja keras untuk meningkatkan penerimaan pajak. Salah satu realisasinya, seluruh pegawai pajak jam kerjanya harus di atas pukul 17.00.

Fuad mengatakan seluruh pegawai di Direktorat Jenderal Pajak dituntut untuk kerja keras, ini terbukti dengan terus naiknya penerimaan negara setiap tahunnya.

"Untuk itu tidak seluruh pegawai pajak harus jam kerjanya di atas jam 5 (17.00) semua. Kita kerja keras ini terbukti dengan seluruh DJP bisa memberikan sumbangan ke negara berupa setoran pajak mencapai Rp 800 triliun," kata.

Dikatakan Fuad, pihaknya juga akan terus mengejar orang-orang kaya dan perusahaan besar untuk rajin membayar pajak.

"Pasalnya 90% penerimaan pajak berasal dari perusahaan besar dan orang-orang kaya, sementara yang UKM kontribusinya hanya 4%," ucap Fuad.

Menurut Fuad, bahkan untuk pajak pribadi saat ini masih ada potensi 35 juta jiwa lebih yang belum membayar pajak.

"Untuk pajak pribadi saat ini masih ada potensi sekitar 35 juta jiwa lebih yang belum membayar pajak, ini dikarenakan sulitnya mendapatkan data yang valid baik itu dari KTP atau data lainnya," ungkapnya.

(rrd/hen)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

DPR Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas PNS 40% Jadi Rp 13 Triliun

Jakarta - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Badan Anggaran DPR RI berjanji akan memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 40% dari total Rp 21 triliun yang diajukan pemerintah. DPR mengklaim hal tersebut atas dasar keinginan masyarakat.

"Ini merupakan cara DPR menyikapi suara keinginan masyarakat yang mengkritisi pengeluaran Lembaga dan Kementerian terkait perjalanan dinas," ujar Ketua DPR Marzuki Alie seperti dikutip detikFinance, Senin (24/9/2012).

"Kita akan mengoptimalkan hingga 40% dan sedikitnya 30% dan diharapkan akan menghemat Rp 6-8 triliun ini diharapkan dapat untuk pembangunan infrastruktur," imbuhnya.

Pemerintah pada 2013 menganggarkan perjalanan dinas hingga Rp 21 triliun. Maka jika DPR mampu memangkas perjalanan dinas hingga 40%, maka dana yang dihemat mencapai Rp 8 triliun atau hanya Rp 13 triliun.

Pertemuan pimpinan dan Banggar yang merupakan bagian dari Rapat Koordinasi ini juga menyepakati menurunkan belanja barang sebesar 20% dan memindahkan ke belanja modal untuk program-program pro rakyat.

Dikatakan Marzuki, hal ini merupakan usaha DPR dalam menekan biaya yang tidak penting kemudian diarahkan untuk kepentingan rakyat dan infrastruktur.

"Kita mengharapkan alokasi ini diarahkan untuk dana infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan program pro rakyat dalam mengurangi angka kemiskinan,"paparnya.

Menurut Marzuki, Pimpinan DPR dan Banggar DPR juga memutuskan cost recovery sebesar 15,5%, sementara khusus tax ratio 12,75% jadi 12,87%.

Ketua Banggar DPR Achmad Noor Supit dari Partai Golkar mengatakan, perjalanan dinas itu banyak yang mubazir bahkan di Kementerian-pun bisa lebih parah.

"Paling tidak ini ada kesepakatan politik, karena itu saya berusaha keputusan ini dapat berjalan. Ada tuntutan politik juga dari masyarakat saya ajak pemerintah juga berpikir secara politis," paparnya.

Menurutnya, DPR mengharapkan tahun 2013 ini bisa terlaksana. "Ini baru internal saya konsultasikan pimpinan dulu dan juga telah dibicarakan di internal Banggar,mudah-mudahan dapat menjawab respon rakyat," terangnya.

(dru/hen)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

Jumlah Miliuner di China Berkurang Gara-gara Harga Properti Jatuh

Beijing - Untuk pertama kalinya dalam 7 tahun terakhir, jumlah miliuner di China berkurang di tengah jatuhnya harga properti dan penurunan harga saham di bursa.

Di China ada 251 orang dengan kekayaan miliaran dolar AS, jumlah tersebut berkurang 20 orang dari tahun lalu.

Demikian hasil laporan dari sebuah majalah bergengsi yaitu Hurun Report, dikutip dari AFP, Senin (24/9/2012).

Pada laporan tersebut dikatakan, jumlah miliuner di China turun setelah dalam enam tahun terakhir terus bertambah jumlahnya. Orang terkaya di China adalah Zong Qinghou dengan kekayaan US$ 12,6 miliar. Qinghou mengambil alih posisi teratas dari Liang Wengen seorang penemu perusahaan mekanis Sany Liang turun 5 peringkat tahun ini.

Kepala Riset Hurun Report Rupert Hoogewerf mengatakan, adanya penurunan kekayaan yang signifikan di China. Perekonomian China yang tumbuh 10% di 2010, memasuki perlambatan ekonomi yang signifikan di tengah lesunya ekonomi dunia.

Tahun lalu, ekonomi China tumbuh 9,3% dan turun ke level terendah dalam 3 tahun di semester I-2012 yaitu 7,6%. Ekonomi China juga masih melemah di kuartal III-2012 ini, termasuk ekspor dan manufaktur. Beberapa analis memprediksi ekonomi China bakal melemah dalam 7 kuartal berturut-turut.

Laporan itu juga mengatakan, sektor properti di China terus melemah dan tidak lagi menjadi sumber utama kekayaaan orang-orang terkaya di China. Pemerintah China memang menerapkan aturan untuk memperketat perkembangan sektor properti yang dikhawatirkan bakal menimbulkan gelembung atau bubble.

Namun di samping penurunan jumlah miliuner, laporan tersebut masih memperkirakan adanya ekonomi di China masih tumbuh, walaupun tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.

Jumlah rata-rata kekayaan dari 1.000 orang terkaya di China turun 9% menjadi US$ 860 miliar dibandingkan tahun lalu. Namun jumlah ini masih dua kali lipat dibandingkan rata-rata kekayaan 1.000 orang terkaya di China pada 2008 yang sebesar US$ 439 juta.

(dnl/hen)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

Masuk Era Digital, Pengusaha Bioskop Skala Kecil Megap-megap

Written By Unknown on Sunday, September 23, 2012 | 7:00 AM

Jakarta - Kini produsen film dunia lebih banyak mengemas filmnya dengan format digital, bukan lagi format seluloid. Sehingga tren penggunaan alat pemutar film (proyektor) format digital di bioskop tak bisa dihindarkan termasuk di Indonesia.

Dampaknya, banyak pengusaha bioskop melakukan konversi besar-besaran dari proyektor seluloid ke digital. Celakanya, bagi pengusaha bioskop skala kecil, peralihan ini sangat memberatkan karena butuh investasi yang sangat besar.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Johny Syafrudin mengatakan di Indonesia konversi ini setidaknya sudah terjadi sejak awal tahun ini. Sayangnya memang, bioskop di daerah-daerah dengan skala kecil paling merana, beda ceritanya untuk bioskop skala besar yang punya modal kuat.

"Kita akui ini beban baru bagi pengusaha bioskop, soal penggunaan proyektor digital, harganya selangit. Harganya Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar untuk satu proyektor untuk satu layar. Sistemnya pakai server, pakai hardisk, jadi nggak bisa dibajak," katanya kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012)

Johny menjelaskan beberapa bioskop di daerah seperti Purwokerto, Semarang, di Jawa Timur dan daerah lainnya kena dampak langsung dinamika bisnis ini. Ia mengungkapkan bioskop di Padang dan Jambi sudah tutup, sementara bioskop di Purwokerto mulai melakukan konversi bertahap dari 4 layar, sudah 2 yang berganti ke proyektor digital.

"Coba bayangkan untuk bioskop di daerah dengan harga karcis Rp 7500, dengan pendapatan Rp 10 juta, kapan tuh bisa balik modal, butuh berapa tahun. Jadi yang kecil ini bukan lagi megap-megap tapi sudah sampai leher nafasnya," katanya.

Kondisi berbeda justru terjadi untuk jaringan bioskop skala besar seperti cineplex atau 21 sudah melakukan konversi hingga 95%, termasuk untuk Blitz. Johny memperkirakan dengan jumlah layar hingga 500-600 layar maka investasi yang dikeluarkan hingga Rp 500 miliar lebih.

"Sudah sejak awal tahun 2012, ini mau nggak mau, kalau nggak bisa ya tidak dikasih film oleh produsen film di AS," katanya.

Ia mengakui meski punya dampak negatif bagi pengelola bioskop skala kecil, format baru digital memberikan sisi positif dalam hal efisiensi distribusi. Dengan format digital, maka mengimpor film lebih praktis karena importir hanya mengunduh film dengan akses internet, selain itu biaya copy film sudah tak ada lagi dengan rantai yang lebih pendek.

"Tapi memang jujur saja, saya sebagai yang tahu film, kualitasnya masih di bawah seluloid. Juga kelemahannya apalagi saat baru-baru keluar sering nge-hang," katanya

Johny menambahkan produk proyektor digital selama ini diimpor dari AS dengan merek Barco dan Belgia dengan harga Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar. Selain itu, China berencana akan membuat produk sejenis dengan harga jauh lebih murah hingga Rp 300 juta, sehingga lebih ringan bagi pengusaha bioskop.

"Ini punya prospek bioskop lebih berkembang, distribusi lebih lancar," katanya.

(hen/wep)


7:00 AM | 0 komentar | Read More

PT KAI Luncurkan KA Malioboro Ekspres Dibanderol Rp 175.000

Jakarta - PT. Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan kereta api Malioboro Ekspres, Jumat lalu di Stasiun Malang. Sehari sebelumnya layanan KA ini telah beroperasi melayani penumpang dari Stasiun Tugu Yogyakarta.

Demikian PT KAI dalam situs resminya, seperti dikutip Minggu (23/9/2012)

Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Sinung T.N yang memberangkatkan secara perdana KA Malioboro Ekspres dari Stasiun Tugu Yogyakarta. Sementara itu EVP PT KAI Daop 8 Surabaya, Bambang Eko Martono yang memberangkatkan KA Malioboro Ekspres dari Stasiun Malang.

Rangkaian KA Malioboro terdiri dari dua kelas, yakni 3 KA eksekutif, 3 KA ekonomi AC, dan 1 kereta makan. Kelas eksekutif menyediakan 150 tempat duduk, sedangkan kelas ekonomi AC menyediakan 240 tempat duduk. Sehingga total tempat duduk yang ada di rangkaian KA Malioboro Ekspres adalah 390 tempat duduk.

"Kereta ini berangkat pukul 08.30 WIB dari Stasiun Malang Kota Baru, Jawa Timur, dan tiba di Stasiun Tugu, Yogyakarta pada pukul 16.19 WIB. Tarif KA Malioboro kelas eksekutif ditetapkan RP 175.000 dan untuk kelas ekonomi AC Rp 125.000," jelas Humas KAI.

(hen/wep)


7:00 AM | 0 komentar | Read More
Techie Blogger Techie Blogger